Data Kementerian Agama menunjukkan Sumatera Selatan memiliki sekitar 510 pesantren dengan lebih dari 91 ribu santri. Jumlah tersebut menempatkan pesantren sebagai salah satu jaringan pendidikan terbesar di provinsi ini.
Pesantren bukan hanya institusi pendidikan agama. Dalam praktiknya, pesantren menjalankan fungsi yang jauh lebih luas, membangun karakter generasi muda, memperkuat ketahanan sosial masyarakat, memberdayakan ekonomi lokal, hingga menjadi benteng moral di tengah berbagai tantangan zaman.
Di banyak wilayah pedesaan, pesantren bahkan menjalankan fungsi yang tidak sepenuhnya mampu dilakukan negara. Mereka membuka akses pendidikan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang kesulitan menjangkau pendidikan formal berkualitas.
Ironisnya, kontribusi besar tersebut belum berbanding lurus dengan perhatian fiskal yang diterima.


Komentar