Ini adalah soal arah kebijakan dan keberpihakan.
Sampai kapan kelas menengah akan terus diposisikan sebagai kelompok yang dianggap cukup kuat untuk menanggung beban, tetapi tidak cukup penting untuk dilindungi?
Sebab jika kelompok produktif ini terus diperah tanpa jeda, yang terancam bukan hanya isi dompet jutaan keluarga Indonesia, melainkan juga fondasi ekonomi yang selama ini menopang negara.
Dan ketika sapi perah itu akhirnya kelelahan, tidak akan ada lagi yang bisa menghasilkan susu untuk dibagikan. :::


Komentar